1. Setup dasar workspace
Pastikan owner, editor, reviewer, plan aktif, quota, mail provider, dan health queue sudah benar agar jalur automasi tidak macet di hari pertama.
Checklist singkat sebelum workspace dan site client benar-benar dipakai untuk produksi, publishing, indexing, dan monetisasi.
Pastikan owner, editor, reviewer, plan aktif, quota, mail provider, dan health queue sudah benar agar jalur automasi tidak macet di hari pertama.
Isi niche, target audience, language, country, tone, forbidden topics, dan monetization method. Input ini adalah pagar utama yang dipakai AI agent saat memilih topik dan menulis artikel.
Verifikasi domain atau subdomain, sitemap, robots.txt, featured image flow, Search Console, Bing, dan jika perlu WordPress API. Pastikan publish mode sesuai risiko tim.
Lengkapi ads.txt, publisher ID, affiliate disclosure, disclaimer, privacy policy, terms, dan contact page. Jangan mulai scale traffic atau monetisasi sebelum fondasi ini rapi.
Tetapkan siapa yang memantau AI alerts, approval queue, content plan refill, search proof, dan mail delivery. Go-live yang baik bukan hanya publish pertama, tetapi ritme pantau sesudahnya.
Email: [email protected]
Gunakan tool ini untuk melihat HTTP status, title, meta, robots.txt, dan sitemap.xml dari sinyal publik sebelum site masuk ke workflow AI TipsAI.
Ini estimasi dari sinyal publik. Tool ini tidak membaca akun traffic, akun iklan, atau data privat monetisasi.